“Farouhun waroihanun wajannatunna’im famansya azakarotu fii shohufi mukarromatin marfuu ‘atin muthphharotin baidii safarotin kiroomin barorutin qul inkuntum tuhibbuu nallaaha fattabi’uuni yuhbib kumulloohu wayaghfirlakum zunuubakum wallahu ghofuururrohim. walaa haula walaa quwwata illaa billaahil ‘aliyyil ‘adhiim walhamdulillarhirobbil ‘alamin” Artinya: “Maka dia memperoleh ketentraman, rizki, serta kenikmatan. Maka barang siapa yang menghendaki tentulah ia memperhatikannya, didalam kitab-kitab yang dimuliakan, yang ditinggikan lagi disucikan di tangan para penulisnya yang mulia lagi berbakti. Katakanlah: Jika kamu mencintai Allah, maka ikutilah aku, niscaya Allah akan memberi ampun kepadamu. Allah maha pengampun lagi maha penyayang. Tiada daya upaya melainkan dengan pertolongan Allah yang maha tinggi lagi maha agung. Segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam” Apabila sudah diupayakan segala cara belum juga sifat jelek suami atau istri bahkan anak belum juga berubah m...